Precious Tag

Word Set Precious

Latihan Dorama

Hari ini, adalah pertama kalinya kelompok drama kami memulai latihan. Diluar perkiraan yang aku prediksikan, semuanya terlihat sangat menyenangkan, setidaknya untuk diriku sendiri mhihihi

Dengan adanya jadwal pementasan drama yang dimajukan satu hari, akhirnya membuat kami semua, anak satu angkatan agak sedikit kalut sebenarnya, tapi akhirnya dengan pasrah toh kita tetap mematuhi aturan yang ada. Terjadilah jadwal hari yang lumayan berantakan dimana hari ini adalah latihan pertama kalinya untuk kelompok kami, besok geladi bersih bersama kelompok yang lain, didampingi sensei juga dan lusa adalah pementasannya. Betapa gila!

Yeah, tapi mau bagaimana lagi, sudah jadi kewajiban kami untuk melaksanakan semua tugas yang telah diberikan oleh sensei. Semoga kami semua diberkati, amin.

Latihan hari ini dimulai pukul 09 am lewat cukup banyak. Jadwal yang dijarkom sih memang jam Sembilan, tapi nyatanya jam berapa tadi kita mulai, jam sepuluh mungkin ada.

Dengan dimulai dari pembacaan skrip dan pertunjukkan ekspresi, kami bertujuh memulai latihannya terlebih dahulu, menunggu dua teman kami lainnya yang belum hadir.

Aku bukannya sok ingin menjadi sutradara, tapi karena aku sendiri yang menulis skrip bahasa Indonesianya beberapa waktu lalu, otomatis yang mempunyai gambaran akan seperti apa ekspresi kita semua ya aku sendiri. Aku bersedia membuat skrip itu sendirian karena aku tau aku pasti tidak akan ikut andil dalam penulisan pengalihan bahasanya. Jadi akupun memberikan action pada hal yang bisa kulakukan.

Aku, dengan banyak masukan dari teman-teman sekelompok, membuat banyak ekspresi yang akan kami tampilkan besok dan lusa. Kami latihan dan melakukan pembacaan naskah sebanyak tiga kali, satu kali didalam ruangan dan dua kali diluar ruangan. Kami melakukan latihan di Asrama Putri milik Universitas, alhasil keadaan pasti ramai, apalagi situasi saat itu kami semua sedang diliburkan karena kampus kami semua dipakai untuk tes SBMPTN adik-adik kelas yang baru lulus SMA.

Memilih tempat dipojok kanan Asrama dan sesekali menikmati keindahan hamparan rumput yang tak terawat namun enak untuk dipandang disamping asrama. Berimajinasi dengan liar, membayangkan bagaimana jadinya jika tiba-tiba dibalik semak-semak dan pohon yang terdapat disana ternyata ada jerapah, gajah, singa, rusa dan hewan-hewan daratan Afrika yang begitu luas. Ditegur oleh sang ketua karena terus-terusan bercanda dan tidak konsentrasi.

Aku yang mengeluarkan junk word tentang daratan Afrika itu, tapi ternyata aku sendiri yang kena bully oleh mereka semua karena mengagetkanku dengan meneriakkan hewan-hewan Afrika. Ah selalu saja begitu. Actually, I’m happy being bullied XD

Akhirnya kami memulai latihan lagi dengan serius, silir berganti masuk dan keluar kewilayah yang kami jadikan panggung palsu. Aku mendapat peran yang cukup pervert sebenarnya, ketika aku mendapat peran Yuyu Kangkang. Aku akan dicium oleh beberapa diantara mereka, hahaha hanya fake kiss kok.

Rasanya sudah tak sabar menampilkan penampilan kami, tapi tentu saja aku harus menghafalkan seluruh line yang aku dapatkan, kira-kira ada sebelas line, dan itu cukup susah karena kebanyakan aku tak mengerti kosakatanya. Semangat mel !

Dengan kedatangan seorang teman yang menyusul dan mendapat kabar bahwa teman kami yang lain tak bisa menyusul. Jadi kami berdelapan melakukan latihan dan menikmati segala peran yang disuguhkan.

Kira-kira saat waktu menunjukkan pukul 1 pm, kami memutuskan untuk mengakhiri latihannya dan kembali kerumah masing-masing. Kost maksudku 😀

Sebelum pulang, ada cerita yang sedikit menarik yaitu ketika salah seorang dari kami menceritakan bagaimana ia terlambat datang latihan, semua karena hamsternya yang bertingkah laku aneh. Ia menceritakan seluruh yang terjadi pada hamsternya dan membuat kami tertawa dengan beberapa ceritanya yang cukup absurd. Aku tak tau banyak tentang hamster sebenarnya, tapi kubiarkan telingaku melebar dan mendengarkan cerita mereka, ikut tertawa dan menemukan sesuatu yang berharga.

Tertawa dengan teman memang sangat berbeda. Jujur saja, aku sangat senang dengan suasana kami saat sedang bercanda saat itu. Rasanya hangat. Precious.

Cukup lama ia menceritakan hamsternya, kami pun memutuskan untuk segera beranjak dan mengakhiri latihan hari ini.

Tidak hanya hari ini yang kulalui dengan banyak cerita, kemarinpun aku merasakan hal yang sama, ketika untuk pertama kalinya dalam hidup aku melakukan transaksi penjualan, bersama teman-teman divisi Usdan (Usaha Dana) Sastra Jepang di kampus pusat. Rasanya menyenangkan padahal aku tak bisa berjualan sama sekali, jadilah aku hanya memandangi mereka berjualan dan seperti orang bodoh. Tapi betapa aku sangat berterima kasih pada temanku dari Sasing dan beberapa teman dari Ekonomi yang bersedia membeli makanan dibox yang aku bawa. Rasanya senaaaaaaang 😀

Menjadi berguna memang menyenangkan mhihihi

Yeah, dua hari yang sangat berkesan, menghabiskan waktu bersama teman-teman seperjuangan di Sastra Jepang Unsoed, sesuatu yang sangat jarang aku lakukan 😀

Guys, thaks for gave me happiness, love you all ^^

bboing~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s