Complication

image

(picture from tumblr)

Semalam kau hadir dimimpiku dan membangunkanku dipagi harinya dengan kekhawatiran yang melanda didalam perasaan ini. Aku terengah-engah dan bercucuran keringat melihat bayang wajahmu yang masih terpatri dengan jelas didepan mataku. Ini pertama kalinya aku memimpikanmu lagi setelah hampir setengah tahun silam. Untuk apa kau hadir dimimpiku? Apa yang ingin kau dapatkan dengan kemunculanmu dimimpiku? Untuk apa??
Kau tau, aku baru selangkah maju untuk melupakanmu dan sedang meletakkan hatiku pada hati yang lain, tapi mengapa kau hadir kembali dan membuat langkahku terhenti hingga aku melangkah mundur ketitik sebelumnya. Hanya untuk dirimu.
Aku berpikir begitu lama setelah mimpi itu, pagiku yang telah kurancang dengan hati lain tiba-tiba saja meragu dan memilih untuk berhenti melangkah. Kutulis pesan singkat yang kemudian kukirimkan padamu, berdoa agar kau baik-baik saja dan tak ada hal buruk yang menimpamu disana.
Kumulai pagiku dengan perasaan tak karuan karena pergolakan antara ingin kembali melangkah dan tetap bertahan.

Tubuhku, ragaku ada disini, bersama mereka para pelipur lara, tapi aku tau pikiranku sedang berkelana memikirkan hatiku yang telah kau bawa pergi dengan tanpa kau tau kau telah membawanya begitu jauh. Itu yang membuatku tak bisa lagi meletakan hatiku pada hati yang lain, karena hatiku terlalu jauh bersamamu bahkan aku sendiripun tak bisa mencapainya untuk kuseret kembali ketempat sesungguhnya.

Waktu terus berjalan, kebohonganku didepan orang-orang mulai terbongkar dengan kau yang selalu menari dipikiranku. Aku mencoba kembali pada dunia nyata dan melihat kenyataan.
Tanpa kuingat sebelumnya aku mengirimimu pesan, getaran itu membuatku tersadar bahwa kau disana, masih melihatku.
Lalu didalam pesan kau berkata padaku kau mengharapkan hal yang sama seperti apa yang kukatakan padamu sebelumnya, agar aku baik-baik saja.
Kemudian aku tersadar.

Oh! Sebentar…
Sungguhkah kau berharap aku disini baik-baik saja? Tapi, satu-satunya yang membuatku tidak baik-baik saja adalah kau. Lalu apa yang harus aku lakukan? Sementara kau telah membuat jembatan perasaan yang pernah terhubung diantara kita menjadi runtuh. Apa yang bisa kulakukan? Karena aku sendiri tak bisa membuat diriku sendiri baik-baik saja.
Semuanya terus berbalik, maafkan aku yang dulu telah membuatmu merasa terhina karena kelogisanku, aku tak mengikuti kata hatiku untuk terus bersanding disampingmu. Aku membohongi perasaanku sendiri karena aku tak ingin membuatmu menjadi seorang penghianat dan membuat seseorang yang lain menjadi tersakiti.
Maka harus aku yang menjadi sakit dan merelakanmu untuknya.

Terima kasih karena telah membuatku menjadi selingkuhanmu yang terindah, atau seperti itulah aku ingin menyebut diriku sendiri.
Hal terburuk yang terjadi adalah, mengapa kau tidak memberitahuku sejak awal jika kau telah memiliki seseorang yang kau sandingi dan membuatku terjatuh kedalam hatimu. Membuatku menjadi orang paling bodoh didunia ini dengan mencintai kekasih orang lain.

Haruskah aku menyalahkanmu? Haruskah aku marah padamu karena telah membuatku begitu bodoh? Oh entahlah. Disisi lain, kau telah membuatku menjadi orang paling beruntung didunia ini karena kau pernah mencintaiku dan pernah membiarkanku masuk kedalam hatimu. Dan terima kasih telah memberi cinta yang indah dan menyakitkan ini. Jika bukan karenamu, aku tak akan pernah merasa seperti apa rasanya menjadi selingkuhan dan seperti apa perasaan ingin merebut orang yang dicintai namun berada digenggaman orang lain.
Aku akan berjalan seperti ini, walau tertatih-tatih didalam hati, aku masih terus bisa merasakan cinta yang sama seperti sejak awal.

Dan aku sangat tau sentuhan malam itu adalah hal terburuk yang pernah kau lakukan karena telah membuka hatiku untuk tersakiti, tapi aku tak berpikir demikian. Karena kau tak akan pernah berubah dimataku.

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s