Senyum Menawanmu

Image

photo by sebelummasehi

Senyum Menawanmu

Jatuh cinta membuat orang melakukan banyak hal yang biasanya tidak dilakukan.

Aku menyadarinya ketika aku melihatnya keluar dari lobi dan hanya melihat punggungnya sepanjang jalan keluar hingga siluetnya menghilang dimakan jarak pandang.

Tapi kemudian, dengan keyakinanku yang entah berdasarkan apa, aku melihatmu kembali dari jalan yang sama dan aku melihat wajahmu. Mata kita bertemu dan keraguan untuk tersenyum tercipta, hingga akhirnya kita bertukar senyum walau hanya sekejap. Tapi itu sangat berarti. Demi malam ini. Malam yang berhujan dan dengan indahnya aku melihatmu berjalan menembus hujan itu.

Kau, yang sedang mengisi hatiku dengan manisnya, kau yang membuat detak jantungku berdebar seketika dengan senyuman menawanmu. Mungkin terdengar berlebihan, tapi itulah yang kurasa dan kulihat.

Kampus Ilmu Budaya. 10 Januari 2014. PB

marumero’s Thumbstory, Senyum Menawan

Jadi ceritanya, itulah teks yang aku buat di awal tahun ini. Baru saja aku mengunduh ulang aplikasi Thumbstory setelah beberapa waktu lalu aku nonaktifkan, dan dengan sengaja aku kembali berkunjung ke tulisan yang aku buat di sana, aku membaca kembali dan mengikik luar biasa saat membaca salah satu tulisanku. Yaitu yang ku tulis di atas.

Dengan judul ‘Senyum Menawanmu’, aku menceritakan tentang seseorang yang saat itu membuatku sangat jatuh hati. Tapi kurasa itu cuma rasa suka yang buat lucu-lucuan aja sih, karena aku nggak memikirkan dia semakin jauh. Cukup hanya saat itu saja kekeke.

Itu adalah cerita pada suatu malam ketika aku sedang kesengsem-kesengsemnya sama orang itu, entah karena apa aku lupa kenapa aku masih bertahan di kampus. Sejak saat aku mulai mengagumi orang itu, aku lebih banyak menghabiskan waktuku di kampus karena ia memang lebih sering di kampus juga. Sebelumnya aku selalu pulang setelah kuliah selesai dan berangkat lagi ke kampus untuk UKM atau lainnya. Tapi malam itu pengecualian. Dan terjadilah kejadian itu.

Rasanya seperti kembali ke masa itu ketika aku membaca ulang postinganku di Thumbstory yang ini.

Tapi sekarang semuanya sudah berubah, aku tidak menganggapnya seperti dulu lagi, hanya untuk saat itu saja. Karena orang selalu berubah ^^ jadi biarkan ceritaku bersamanya diabadikan dengan tulisan dadakan yang ku buat malam itu.

Terima kasih PB, telah menjadi pengisi hati sesaat di awal tahun ini.

bboing~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s